Tuesday, November 29, 2016

Mengatasi FIFA 17 PC Freeze, Stuck, Hang, atau Black Screen

Halo sobat, kali ini saya akan share pengalaman saya dengan game sepakbola terbaru keluaran dari EA, ya FIFA 17. Sebagai penerus dari seri FIFA 16, FIFA 17 dipersenjatai oleh peningkatan grafik, AI(engine) baru, fitur baru, dan juga tentunya size(ukuran) game😉. Ya seiring dengan bertambahnya fitur dan peningkatan grafik, ukuran FIFA 17 membengkak jadi sampai 30GB lebih, wow jauh meninggalkan saingannya, PES 2017. Dan memang harus saya akui bahwa FIFA 17 dengan segala kelebihannya jauh mengungguli PES 2017.

fifa17_agus
FIFA 17
Lantas dengan segala kelebihan tersebut apakah FIFA 17 terbebas dari masalah sistem? Oh tentu tidak sob dan benar saja, saya baru-baru ini mengalami masalah saat hendak memainkan game ini. Awalnya game ini berjalan tanpa kendala berarti di laptop saya, tiba-tiba pas lagi sore-sore mau main, eh malah freezing alias hang. Game nya memang bisa terbuka, tapi cuma muncul layar hitam(black screen lah bahasa keren nya), lalu freeze/hang untuk beberapa saat dan tiba-tiba crash atau close sendiri tanpa pesan error apa-apa, hmmmm.

fifa17_agus
FIFA 17 stuck/freeze/hang
Bagi pengguna prosesor Dual-Core murni sobat bisa menggunakan Extreme Injector, tapi laptop saya prosesor-nya sudah hyperthreaded, jadi tidak mungkin ini masalah prosesor. Saya asumsikan masalah pada VGA/GPU, lalu saya coba downgrade driver sob, karena memang driver VGA saya sudah terbaru, tetap saja masalah masih sama😪, entah apa gerangan ini? Saya sudah lakukan repair via Origin juga, tetap gagal. Oke, saatnya menjelajah forum-forum orang bule, tapi belum juga menemukan jawaban.

Karena frustasi, saya utak-atik lah dengan berbagai macam cara, mulai dari check hardisk sampai bersihin registry Windows. Dan secara tiba-tiba, game bisa dimainkan, laaaaah. Ini tentu membuat saya bingung, karena kebanyakan utak-atik, jadinya saya tidak tau, apa masalah yang menyebabkan game tersebut stuck sebelumnya. Dan ini juga membuat saya bingung, harus dimulai dari mana saya menulis cara mengatasi masalah tersebut di blog ini, hehe.

Yah daripada gak jadi nulis blog kan, jadinya disini saya akan jabarkan berbagai langkah yang saya lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, dan jika sobat mengalami masalah sama seperti saya, sobat bisa coba berbagai langkah berikut ini satu-persatu, syukur-syukur dapat membantu😉:

- Langkah satu, sobat coba check Hardisk, dengan perintah "chkdsk". Disini saya memang menemukan error filesystem di hardisk saya, dan otomatis diperbaiki oleh "chkdsk". Tapi disini game saya masih stuck.

- Langkah dua, bersihkan registry dengan aplikasi utility misal Ccleaner. Disini game saya masih stuck.

- Langkah tiga, rename folder FIFA 17 di C:\Users\username\Documents misal jadi "FIFA 17 bak". Lalu jalankan game FIFA 17 nya, kalau game berhasil jalan, berarti file save kita bermasalah atau corrupt, jadi mesti atur ulang lagi dah. Tapi bagi saya langkah ini masih stuck.

- Langkah empat, coba repair game via Origin, biasanya sembuh sob, tapi bagi saya masih stuck juga, hedeh lanjut.

- Langkah lima, khusus laptop dengan dual Graphic seperti saya(Intel HD dan Nvidia Optimus), override semua setting aplikasi supaya menggunakan discrete graphic, memang akan ada beberapa aplikasi yang crash dengan opsi ini, tapi disini kita cuma memancing saja. Dan benar saja sob, game saya bisa dimainkan lagi, yey! Lantas bagaimana? Kan ada beberapa aplikasi akan crash tuh? Tenang sob, pastikan game berjalan lancar dulu, save lalu tutup game FIFA 17 nya. Nah selanjutnya balikin lagi deh pengaturan graphic nya ke auto, done.

- Langkah enam, coba matikan antivirus atau buat exeption untuk game FIFA 17 nya.

fifa17_agus
FIFA 17 Start Play
Nah kira-kira begitulah berbagai langkah yang saya lakukan biar game bisa dimainkan lagi di laptop saya sob😃. Oke, sekiranya sekian dulu tips dari saya, apabila ada salah kata mohon maaf. Apabila ada langkah yang lebih gampang, bisa share ke saya sob. Wassalam.

Do with your own risk!
Share:

Sunday, October 30, 2016

Cara Aktifkan Power Management Pentium G4400 Di Hackintosh Sierra

Pentium G4400 adalah varian terbaru dari Intel yang paling "budget" bagi sobat yang ingin mencicipi Hackintosh pada platform Skylake. Namun sayang, seperti kita ketahui, dukungan untuk prosesor jenis Pentium dihentikan sampai OS X Mavericks saja (kalau tak salah😉). Lantas bagaimana jika kita ingin menikmati versi terbaru OS X atau bahkan sampai macOS Sierra? Tenang saja sob, all hail buat Clover, dengan Clover Bootloader kita bisa mendobrak halangan tersebut, haha.

hackintosh_sierra_agus
macOS Sierra
Ya, Clover Bootloader mempunyai fitur yang namanya FakeCPUID. Fitur ini berfungsi untuk "membodohi" sistem, seakan-akan sistem itu berjalan pada Prosesor yang sudah kita set sebelumnya. Contoh nya prosesor Pentium ini, karena doi sudah tak didukung oleh versi terbaru dari macOS, dia akan crash begitu masuk boot screen. Untuk mengakali itu, kita set FakeCPUID dengan prosesor yang masih didukung, misal Core-i5 Ivy Bridge, maka sistem akan mengira kita menjalankan pada prosesor Core-i5 bukan pada Pentium lagi. Gimana? Pretty cool right?

Oke, sekian sedikit intro nya. Kebetulan saya ada build rig yang boleh dibilang sangat sederhana lah, itung-itung mau cobain juga platform Skylake ini meski dana terbatas😅. Oh iya, sebagai referensi, berikut spek low budget build saya:

- Prosesor Pentium G4400 3,3GHz Skylake
- Motherboard Biostar H110MH Pro D4
- RAM Dual Channel 2x4GB DDR4 2133MHz
- HDD 1TB SATA3 7200rpm
- Sapphire Radeon RX 460 2GB OC
- Realtek Audio ALC887-VF
- Realtek LAN 8111

Dan saya juga sudah berhasil pasang Hackintosh Sierra 10.12 Final di rig tersebut dan berjalan lumayan mulus. Namun ada satu hal yang masih mengganjal, yaitu power management yang tidak jalan. Saya mesti boot dengan kext NullCPUPowermanagement untuk menghindari crash pada sistem power management. Pentium G4400 berjalan mulus hanya pada FakeCPUID nya Ivy Bridge, and sadly, fitur XNU Power Management untuk Ivy Bridge dihapus pada macOS Sierra ini. Yah, saya mau menyerah saja rasanya, dan merelakan sistem berjalan tanpa power management.

Sistem Hackintosh tanpa power management ibarat makan nasi tanpa sayur, bisa kenyang sih tapi kurang sedap gimana gitu😜. Prosesor akan berjalan full throttle. Jika sobat punya pendingin yang memadai sih gak apa-apa, tapi bagi yang punya pendingin standar, apalagi low build kaya punya saya, siap-siap suhu prosesor akan naik drastis. Obrak abrik embah google dan forum-forum, namun belum nemu solusi yang memuaskan. Namun untunglah, pencerahan lagi-lagi datang pada waktunya😁. Tak sengaja ketemu satu pembahasan di forum luar, dan saya aplikasikan ke sistem ini. Tak disangka-sangka berhasil sob, power management berjalan sempoa eh sempurnah. Credit to all devs out there.

Tenang, pasti akan saya kasih tau cara simpel nya, biar gak njelimet, hehe. Siapa tau sobat juga punya masalah power management di prosesor pentium nya juga. Berikut langkah-langkah nya, perhatikan seksama ya:

1. Hapus dulu kext NullCPUPowermanagement nya dan pastikan tak bersisa di sistem.

2. Set FakeCPUID ke 0x0306A0, ini akan membodohi sistem biar doi percaya kita lagi pake prosesor Core-i5 Ivy Bridge.

3. Set SMBIOS ke iMac 14,2 atau iMac 17,1. Dan tambahkan bootflag -xcpm.

4. Download SSDT disini. Dan taro ke /EFI/Clover/ACPI/Patched/<disini>

5. Dan sobat perlu tambahkan patch On-The-Fly dibawah ini ke bagian KernelToPatch di Clover:

kernelpatch_agus

Patch ini berguna untuk mengaktifkan "kembali" fitur XNU Power Management nya sob, juga berguna agar mencegah beberapa aplikasi crash.

6. Save and close. Reboot untuk melihat hasilnya. Jika berhasil, maka power management akan berjalan baik.

Dan berikut adalah screenshot dari monitoring power management di tempat saya:

cpupm_agus
XNU Power Management on Pentium G4400

Bagaimana untuk varian prosesor Pentium lainnya? Mungkin bisa saja pake cara ini sob, tapi INGAT, jangan pake SSDT punya saya ini, kalau enggak mau crash. Nah, dengan CPU power management yang berjalan baik, suhu prosesor akan lebih terjaga, dan stabil layaknya di Windows atau Linux. Gimana? Cukup gampang kan? Sekiranya sekian dulu artikel dari saya, apabila sobat ada cara lain yang lebih mudah, monggo dishare disini, biar kita sama-sama belajar sob, hehe. Akhir kata saya ucapkan wassalam dan apabila ada salah kata mohon dimaafken.

Budayakan selalu do with your own risk!
Share:

Friday, October 7, 2016

Mengatasi "Volume Could Not Be Verified Completely" Pada Macintosh

Kemarin saya tidak bisa masuk ke desktop macOS Sierra. Hanya stuck di logo apel lalu kemudian restart, begitu terus berulang-ulang. Awalnya saya kira ada masalah pada kext atau DSDT, namun di verbose message saya mendapati error "Volume could not e verified completely" atau "Invalid node structure". Ah, paling hanya masalah filesystem biasa pikir saya, karena sebelumnya laptop saya mati mendadak

du_agus
Error volume could not be verified completely

Untunglah bisa masuk desktop via single user mode, dan menjalankan fitur First Aid di Disk Utility, ternyata masih tetap muncul error yang sama, bahkan disuruhnya backup data dan format ulang partisi nya, waduh amsyong dah😒. Karena saya males untuk install ulang, saya coba masuk via single user mode lagi lalu menjalankan perintah fsck secara reguler, eh masih tetap gagal. Yah, sempat memutuskan untuk install ulang aja deh. Namun untunglah pencerahan tiba pada waktunya, hehe.

Sebelumnya saya coba eksekusi perintah fsck secara reguler tetap gagal, lalu saya eksekusi perintah fsck secara "greget". Setelah menunggu beberapa saat perintahnya berjalan, dan muncul notif "volume repaired", yessss😀. Tanpa pikir panjang, saya langsung coba boot ulang, dan akhirnya bisa masuk desktop lagi, alhamdulillah sob. Untunglah cara tersebut sukses, ya boleh dibilang ini hanya pertolongan pertama sob, kalau saja langkah ini masih gagal juga, satu-satu nya jalan memang Install Ulang. Karena error ini boleh dibilang error akut.

Baiklah tanpa basa-basi yang berkepanjangan, berikut saya jabarkan langkah-langkah pertolongan pertama error "Volume could not e verified completely":

1. Yang pertama perlu sobat lakukan adalah boot ke single user mode, dan jalankan perintah fsck reguler dulu. Sobat eksekusi perintah: /sbin/fsck -fy. Sobat juga bisa melakukannya pada recovery mode.

singleuser_agus

Kalau sobat beruntung, bisa saja sukses sampai disini, tapi kebanyakannya sih tetap gagal. Untuk itu masuk langkah kedua.

2. Masih pada single user mode, jangan sobat mount dulu volume yang error, biarkan saja dia unmount. Langsung sobat hajar perintah: /sbin/fsck_hfs -r /dev/rdisk1s2 atau fsck_hfs -r /dev/rdisk1s2. Ingat, pada bagian "/dev/rdisk1s2", sobat ganti dengan lokasi partisi Mac punya sobat, misal di /dev/disk0s3, /dev/disk0s2, dan lain-lain tergantung layout partisi hardisk sobat. Pada contoh ini, partisi Mac saya berada di external makanya "rdisk" sob, kalau di internal biasanya "disk" aja.

singleuser_agus_lagi

Nah, sobat tunggu dulu beberapa saat karena perintah ini berjalan sedikit lebih lama dari fsck reguler.

3. Biasanya sampai pada langkah ini, volume yang error tadi sudah berhasil diperbaiki. Namun untuk jaga-jaga sobat bisa mengulangi lagi langkah diatas, sampai benar-benar OK😉.

4. Selanjutnya, kalau sudah yakin OK, sobat coba boot ulang, dan seharusnya sudah bisa masuk ke desktop Macintosh lagi. Untuk lebih yakin lagi, buka Disk Utility dan jalankan First Aid. Kalau berhasil, akan muncul OK, enggak disuruhnya format ulang lagi.

diskutility_agus

5. Done, alhamdulillah.

Nah gimana sob? Lumayan gampang kan? Jadi kita gak perlu install ulang Mac-nya deh. Saya sarankan sih sering-sering backup file penting yah, apalagi yang pake Hackintosh (kaya saya), hehe. Oke, sekiranya sekian dulu artikel saya ini, kalau sobat punya cara lain atau bahkan ada cara yang lebih mudah, monggo di share. Apabila saya ada salah kata mohon maaf yah, wassalam.

Do with your own risk!
Share:

Sunday, October 2, 2016

Cara Install Hackintosh Sierra Di Acer V5-471G

Hmmmm, agak telat sih, tapi gak apa-apa deh, daripada tidak sama sekali😉. Beberapa waktu lalu Apple Inc. telah merilis penerus dari OS X El Capitan, setelah melewati beberapa versi beta. Yup, nama "OS X" diubah lagi jadi "macOS", mungkin untuk menyesuaikan nama dengan OS Apple yang lain seperti watchOS, tvOS, dan iOS. Sebelumnya saya juga berhasil pasang macOS Sierra Developer Preview di laptop ini tanpa kendala berarti. Itu artinya dengan versi Final yang baru rilis ini, akan semakin mulus dieksekusi di Acer V5-471G ini.

Oke, tanpa basa-basi langsung saja saya share cara install macOS Sierra di laptop ini. Cara install versi Sierra Developer Preview nya juga bisa sobat jadikan acuan untuk versi Final ini, pokoknya enggak jauh beda deh sama OS X El Capitan.

Persiapan

1. Siapkan cemilan dan minuman ringan, sangat membantu as always ;-)

2. Siapkan Flashdisk ukuran 8GB, format ke HFS+(Mac OS Extended Journaled).

3. Siapkan partisi untuk Sierra, minimal 20Gb di primary jangan di extended/logical. Bagi yang install di MBR, siapkan MBR patch nya.

Pemanasan

1. Ingat sob, bagi pemula cari tau dulu tentang Hackintosh ya! Serius nih!

2. Untuk kext-kext, sama saja seperti El Capitan, TAPI usahakan cari versi yang paling baru.

3. Bikin installer ke Flashdisk tadi, pake metode apa aja boleh, saya pake metode Restore, dan install di MBR partitioned.

4. Cari tau juga tentang SIP(System Integrity Protection) ya! Penting nih buat ngoprek.

Pemasangan

Attention: Seluruh tutorial saya ini khusus buat V5-471G dengan spek Core I5-3317U/I3-3217U & Optimus Geforce GT 620M. Kalo untuk variant V5-471G yang lain mungkin sama saja caranya, cuma saya tidak menjamin DSDT/SSDT punya saya jalan di variant selain punya saya ini sob.

1. Colokkan Flashdisk installer Sierra ke port USB yang paling ujung (jangan di USB 3.0 atau port yang di tengah).

2. Pilih Flashdisk installer tadi, nanti akan masuk ke bootloder, masukan bootflag "-v dart=0 darkwake=0 rootless=0 kext-dev-mode=1" (tanpa kutip).

3. Anggap sobat berhasil masuk installer, pilih partisi dimana sobat mau memasang Sierra.

4. Lanjut tekan install, tunggu sampai sukses, kalo sukses dia akan restart sendiri.

5. Setelah restart, pastikan di Clover bootloader sudah centang AICPM Patch dan inject kext, dan masukan kext-kext yang diperlukan di Clover. Kext yang wajib adalah FakeSMC.kext. Ini berguna biar gak kena masalah KP atau GUI gak muncul. Bagi pengguna Chameleon bootloader, patch dulu AICPM nya, trus copy FakeSMC.kext ke /S/L/E(lewat Windows bisa pake app Macdrive/Paragon).

6. Gimana? Udah masuk jendela registrasi? Anggap berhasil, tinggal sobat isi data yang sesuai.

7. Done, alhamdulillah.

Utak-atik dan kondisi

1. Processor Core I5 3317U/Core I3 3217U 1.7GHz turbo boost up to 2.6GHz Ivy Bridge, native support. Patch AppleIntelCPUPowerManagement.kext dan drop SSDT supaya dapat speedstep.

2. Intel HD 4000, work 100%, full Quartz Extreme/Core Image.
Untuk VGA out(biasanya kalo mau presentasi ke proyektor) pake kabel bawaan ga support, sobat mesti beli "HDMI to VGA converter" yang "active", untuk patch HD4000 biar bisa jalan VGA pake kabel bawaan saya belum coba sob, udah terlanjur beli converter soalnya ;-).
*Bagi yang mau utak atik display dengan EDID, ini sudah saya "ekstrak"-an info EDID buat display nya, lihat disini.
*Banyak penyakit hackintosh, salah satu nya adalah tak mengenali "merk" monitor kita(ya iyalah, lagian siapa suruh install di system non Apple, wekaweka). Untuk mengatasi tersebut, saya punya fix nya, silahkan download file disini, ekstrak lalu copy folder tersebut ke /System/Library/Displays/Contents/Resources/Overrides/(disini), restart. Nanti merk "unknown" nya berubah jadi "Color LCD", lumayan.
*Oke, masalah display pref yang gak bisa dibuka di Sierra, sudah saya fix kan. Kita perlu meng-edit EDID dari display, dan berikut file yang bisa sobat download, disini. Ekstrak lalu copy folder tersebut ke /System/Library/Displays/Contents/Resources/Overrides/(disini), restart. Ingat, file ini khusus untuk V5-471G dengan spek i5-3317U, HD4000, GT620M!

3. NVidia GeForce GT620M 1Gb Optimus, tidak jalan, disable saja di Bios (ubah jadi integrated) atau disable via DSDT. Disable optimus bisa menghemat banyak energi atau baterai. CPU jadi dingin sob, saya pernah sampe 38 derajat celcius...;-)

4. Chipset HM77 jalan.

5. Audionya, Intel Panther Point (ALC 271x, another kind of ALC269), pake VoodooHDA yang 2.8.2d6. Atau saya disini pakai AppleALC.kext, dan inject layout id 11 di DSDT, kembalikan AppleHDA.kext ke yang asli nya(vanilla) bukan versi patch, sound input dan output works very well.

6. Ethernet Realtek RTL8168/8111 Gigabit-LAN, pake kext RealtekRTL81xx.kext.

7. Login ke Store/iCloud lancar. iMessage/Facetime gak tau dah, belum dapat sumbangan ROM dan MLB ;-p

8. Webcam dan USB 3.0 work gak pake kext.

9. Battery work pake ACPIBatteryManager.kext.

10. Wifi, impossible, ga jalan...:-( --> paling simpel+murah, beli aja sob Mini 150m Wifi usb dongle, work! Atau replace card bawaan dengan card yang cocok dengan hackintosh, ingat waktu replace wifi card, tutup(selotip) dulu Pin20 nya, biar gak di block BIOS.

11. Card reader, ga jalan!

12. Keyboard dan touchpad pake VoodooPS2Controller.kext, ingat pake versi yang terbaru, kalau enggak enjoy the KP. Untuk mengatasi Trackpad Pref yang blank, sobat bisa copy Trackpad Pref punya nya El Capitan, works! Tinggal masalah key mapping yang belum fix.

13. Bluetooth, work OOB!

14. Untuk masalah shutdown yang malah jadi restart, penyebab nya adalah USB 3.0. Jadi kita perlu "defer" USB 3.0 agar masuknya "lewat" port USB 2.0. Nah dalam versi sebelumnya, saya menggunakan kext GenericUSBXHCI.kext plus bootflag "-gux_defer_usb2 -gux_no_idle" biar bisa defer ke USB 2.0, sekarang itu gak bisa lagi sob. Untuk mengatasinya sobat perlu install "FakeCPIID_XHCIMux.kext", dan tadaaaa berhasil men-defer USB 3.0 ke USB 2.0, so si laptop bisa shutdown dengan benar.

15. Restart works! Sleep works!

Dari segi tampilan tidak banyak berubah dari OS X El Capitan, hanya penambahan beberapa fitur aja sih. Dan yang paling hot, adalah macOS Sierra ini sudah terintegrasi dengan Siri juga fitur GateKeeper yang semakin greget. Oh iya, gak bisa buka aplikasi selain app store? Eksekusi perintah ini di terminal: sudo spctl --master-disable

Nah, biar tambah sip, berikut ini adalah screenshot-screenshot si eneng Sierra di laptop saya:

login_sierra_agus
Login screen nya.

desktop_sierra_agus
Tampilan Desktop dengan wallpaper khas Sierra.

safari_sierra_agus
Safari versi terbaru yang sudah terintegrasi dengan Apple Pay.

store_sierra_agus
App Store di macOS Sierra.

panes_sierra_agus
Preferences Panes, tidak ada perubahan sepertinya.

widget_sierra_agus
Widget di Mission Control.

mission_sierra_agus
Mission Control yang mirip sama OS sebelah.

notification_sierra_agus
Tampilan Notif yang iOS banget.

multitab_sierra_agus
Applikasi sekarang bisa multi tab. Contohnya di Apple Maps.

launchpad_sierra_agus
Launchpad tidak berubah.

siri_sierra_agus
Siri on macOS Sierra.

sierra_agus
macOS Sierra 10.12

Overall berjalan sangat mulus sob. Aplikasi jadul masih bisa berjalan lumayan baik, meski fitur nya udah kusam. Dan masih ada satu masalah yang lumayan mengganggu yaitu pengaturan Display dan Trackpad tidak jalan. Keygen tidak bisa jalan? I told you! GateKeeper!😜

Oke sob, mungkin singkat saja artikel saya kali ini. Apabila ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar yah. Dan apabila ada salah-salah kata, mohon dimaafken. Budayakan selalu do with your own risk dan akhir kata, wassalam.

Update 10/11/2016:
Sukses update ke macOS Sierra 10.12.1😉
sierra_10121_agus
macOS Sierra 10.12.1
Share:

Thursday, September 22, 2016

Coba deh! Launcher Terbaru Google, Pixel Launcher

Sepertinya Nexus Launcher akan pensiun pada pembaruan Android 7.1 Nougat. Dan posisi nya akan di gantikan oleh Pixel Launcher. Seperti yang sudah kita ketahui, Google menghentikan jajaran dari ponsel Nexus, dan akan memulai jajaran ponsel Pixel. Saya pikir itu alasan Google untuk mengganti nama launcher default untuk ponsel mereka ya. Lantas, apakah launcher ini khusus buat ponsel dari Google saja? Dan tidak bisa di pasang di ponsel lain? Tentu tidak donk sob, selama berada di "lingkungan" Android, kebebasan adalah hal yang fardhu 'ain😉.

pixel_launcher_agus
Share:

Saturday, September 10, 2016

Cara Memainkan Easter Egg Android Nougat

Kali ini saya mau sesuatu tentang Android Nougat lagi nih sob. Tentunya bagi sobat pengguna setia Android pasti tau Easter Egg setiap versi Android. Hah ada yang belum tau? Easter Egg Android yang itu loh sob, coba tap sebanyak 5 kali pada nomor versi Android, maka sebuah "surprise" akan muncul. Nah, Easter Egg pada versi awal-awal Android biasanya cuma logo biasa. Namun Easter Egg yang berbeda mulai muncul pada Android versi 5.0 alias Lollipop.
Easter Egg Nougat Agus
Android 7.0 Nougat Easter Egg. Image source: Startlr
Share:

Langganan Artikel Gratis
Masukan alamat email:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

Join now?