Friday, May 18, 2012

Zaman Atau Periode Geologi Yang Dilalui Bumi

Salam sejahtera sobat, kali ini saya mau share tentang pengetahuan tentang zaman pra-sejarah nih. Sobat tentunya udah tau donk, apa itu zaman pra-sejarah, jadi saya gak perlu lagi ya ngejelasin, :). Saya mau ngebahas tentang periode geologi yang telah dilalui oleh bumi. Bumi kita emang sudah tua banget sob, berumur sekitar 4,5 milyar tahun loh. Nah, dalam perjalanan waktu hingga detik ini, bumi telah melalui periode-periode geologi, periode disini maksudnya subdivisi waktu geologi yang membagi era menjadi rentang waktu yang lebih kecil. Istilah ekivalen yang digunakan untuk demarkasi lapisan batuan dan catatan fosil adalah sistem; karenanya atau boleh dibilang misalnya, batuan Sistem Devon dibentuk pada Periode Devon maka disebut Zaman/Periode Devon.

Berikut adalah periode-periode yang telah bumi kita lalui. Periode bumi terbagi jadi dua masa, yaitu Arkeozoikum dan Proterozoikum:

Masa Arkeozoikum (4,5 – 2,5 milyar tahun lalu)

Arkeozpoikum artinya Masa Kehidupan Purba, Masa Arkeozoikum (Arkean) merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua.

Coba perhatikan, masa ini adalah masa pembentukan kerak bumi. Jadi kerak bumi terbentuk setelah pendinginan bagian tepi dari “balon bumi” (bakal calon bumi). Plate tectonic / Lempeng tektonik yang menyebabkan gempa itu terbentuk pada masa ini. Lingkungan hidup masa itu tentunya mirip dengan lingkungan disekitar gunung api.

Batuan tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal terbentuknya Indrosfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur kira-kira 3.500.000.000 tahun.

Sebagian besar daratan bumi pada masa Arkeozoikum
Jika sobat berjalan-jalan pada masa ini, sobat enggak akan bisa bernafas deh plus tubuh sobat akan gosong,,^_^


Masa Proterozoikum (2,5 milyar – 290 juta tahun lalu)

Pada masa ini terbagi lagi menjadi beberapa zaman/periode. Proterozoikum artinya masa kehidupan awal. Masa Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer, hujan mulai turun. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan prokaryotes). Enkaryotes ini akan menjadi tumbuhan dan prokaryotes nantinya akan menjadi binatang.

Menjelang akhir masa ini organisme lebih kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama.

Ilustrasi lautan pada masa Proterozoikum
Masa Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai masa Pra-Kambrium. Jika sobat berjalan-jalan pada masa ini, sobat gak akan menemukan kehidupan didarat. Kehidupan masih dirintis di dalam laut.

Berikut zaman/periode pada masa Proterozoikum:

Zaman Kambrium/Cambrian (590-500 juta tahun lalu)

Kambrium berasal dari kata “Cambria” nama latin untuk daerah Wales di Inggris sana, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.

Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai pelindung. Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas adalah, Alga, Cacing, Spons, Koral, Moluska, Ekinodermata, Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit).

Lautan pada masa Kambrium
Sebuah daratan yang disebut Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau masih berupa benua-benua kecil yang terpisah. Jika sobat jalan-jalan di masa ini, kehidupan darat masih merintis, sedangkan jika sobat menyelam ke laut sobat akan menemui banyak kehidupan.


Zaman Ordovisium/Ordovician (500 – 440 juta tahun lalu)

Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang (hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral, Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid (Lili Laut) dan Bryozona.

Kehidupan laut pada masa Ordovisium
Koral dan Alga berkembang membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar. Meluapnya Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah samudera yang berada di antaranya.

Jika sobat jalan-jalan di masa ini, sobat hanya akan menemukan tanah lapang tanpa tumbuhan. Kehidupan masih di dominasi didalam laut sob, ini dikarenakan tak ada kadar oksigen yang mencukupi di darat. Pada akhir masa Ordovisium, kadar oksigen mulai memenuhi bumi, dikarenakan tumbuhan darat yang sudah mulai muncul(secara gitu, tumbuhan kan yang menghasilkan oksigen, hehe).


Zaman Silur/Silurian (440 – 410 juta tahun lalu)

Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke darat.

Daratan bumi pada masa Silur
Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk Pteridofita (tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa (Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai tulang sebagai pelindung.

Selama zaman Silur, deretan pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia dan Pantai Amerika Utara. Jika sobat jalan-jalan di masa ini, kemana arah mata sobat memandang hanya tanah lapang yang sobat liat, dengan rerumputan kecil sejenis tumbuhan paku. Pohon masih belum ada sob. Dengan munculnya tumbuhan darat, oksigen akan semakin bertambah yang memungkinkan para hewan perintis bisa hidup di darat.


Zaman Devon/Devonian (410-360 juta tahun lalu)

Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi berkembang dan beranjak menuju daratan. Tumbuhan darat semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya. Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau (Green Land).

Daratan pada masa Devon
Ya, jika sobat jalan-jalan di masa ini, sobat sudah menemui pohon, tapi hutan belum ada sob.


Zaman Karbon/Carboniferous (360 – 290 juta tahun lalu)

Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat dalam jumlahnya.

Hutan pada masa Karbon
Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk batubara. Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besar-besaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai batubara.

Yup, pada masa inilah batubara yang kita lihat sekarang berasal. Jika sobat jalan-jalan pada masa ini, sobat akan melihat hutan hujan yang lebat, di dominasi tumbuhan seperti pakis atau paku. Udara sudah mulai semakin sejuk.


Zaman Perm/Permian (290 -250 juta tahun lalu)

“Perm” adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan Ural, Rusia.

Daratan pada masa Perm
Reptilia meningkat dan serangga modern muncul, begitu juga tumbuhan konifer dan Ginkgo primitif. Hewan Ampibi menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan ikan menjadi punah.

Benua Pangea bergabung bersama dan bergerak sebagai satu massa daratan. Lapisan es menutup Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi. Jika sobat jalan-jalan pada masa ini, sobat akan menemui banyak kadal. Ingin melihat dinosaurus? Sabar ya, pada masa ini dino belum ada.


Zaman Trias/Triassic (250-210 juta tahun lalu)

Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini. Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celah-celah mulai terbentuk di Pangea.

Pemandangan pada masa Trias
Naaah, jika sobat berwisata di masa ini, baru deh sobat akan menjumpai dinosaurus. Tetapi mereka belum menguasai bumi.


Zaman Jura/Jurassic (210-140 juta tahun lalu)

Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan, Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu ini.

Suasana di masa Jura alias Jurrasic
Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika dan Australia. Zaman ini merupakan zaman yang paling menarik anak-anak setelah difilmkannya Jurrasic Park. Jika sobat jalan-jalan di masa ini, siap-siap menghadapi sang taring, hehe.


Zaman Kapur/Cretaceous (140-65 juta tahun lalu)

Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus, Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk yang berlainan. Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh dari Afrika menuju Asia. zaman ini adalah zaman akhir dari kehidupan binatang-binatang raksasa.

Pemandangan pada masa Kapur
Jika sobat jalan-jalan pada masa ini, reptil-reptil raksasa yang menguasai bumi pada masa Jura sudah mulai punah. Sayang sekali ya sob, :-p


Zaman Tersier/Tercier (65 – 1,7 juta tahun lalu)

Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan rumput.

Suasana pada akhir masa Tersier, lebih tepatnya memasuki era  Pleistosen
Pada zaman Tersier – Kuarter, pemunculan dan kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan perubahan cuaca secara global. Jika sobat jalan-jalan pada masa ini, sobat akan menemui tumbuhan dan hewan yang aneh-aneh deh, misal Mamooth dan harimau yang giginya panjang(si Diego dalam film Ice Age, hihi) sayang mereka punah 5 juta tahun lalu. Cuacanya juga sangat sejuk sob, beda dengan masa sekarang ini.


Zaman Kuarter/Quarter (1,7 juta tahun lalu – detik ini)

Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen(Pleistocene) dan Kala Holosen(Holocene). Kala Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan berakhir pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen yang berlangsung sampai sekarang.

Suasana kala Pleistosen setelah zaman es berakhir
Pada Kala Plistosen paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia bagian utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunungan Cherpatia dan Pegunungan Himalaya Di antara 4 jaman es ini terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat. Laut jawa masih berupa daratan pada kala ini, alias Indonesia masih menyatu dengan Asia. Jika sobat jalan-jalan pada kala ini, sobat gak perlu naik kapal kalo mau bolak-balik Jawa-Kalimantan, sobat tinggal naik gajah purba aja, hehe.

Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala Holosen. Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang.

Keadaan kala Holosen. Koq mirip sama sekarang? Ya emang sob, kita hidup sekarang, berada di kala Holosen
Nah, jika sobat jalan-jalan pada masa sekarang, sobat akan menemui bumi semakin panas. Polusi dimana-dimana yang membuat sesak nafas, seakan-akan mau kembali ke masa Arkeozoikum.

Gimana sob perjalanan kita pra-sejarah kita? Menarik bukan? Karena itu sob, mari mulai sekarang, kita jaga planet tua kita ini. Tentunya kita masih ingin tetap tinggal disini, iya kan sob? Wassalam


Penjelasan dari berbagai sumber Wikipedia
Ilustrasi foto dari Google photo
Share:
Previous
Prev Post «
Disqus
Blogger
Choose comment platform

7 comments

Wew pingin balik ke Jaman Purba ane :v

Balas

Mungkin jaman holosen nti akan beralih ke jaman gadget :v

Balas

Salah tuh,eukaryota itu semua organisme multisel(tumbuhan juga hewan),prokariot yang selnya cuman satu kek bakteri dan archaea

Balas

Di zaman arkeozoikum bumi masih panas, namun baggaimana bisa mikroorganisme sudah mucul seperti Stromatolit dan Cyanobacteria?

Balas

Masa arkeozoikum itu lama mbak dari 4,5 sampai 2,5 milyar tahun. Bumi tak berpenghuni dari 4,5 sampai 3,8 milyar tahun lalu, karna memang bumi baru terbentuk. Nah baru pada 3,5 milyar tahun lalu mikroba pertama ini mulai "dikirim" Tuhan. Jenis mikroba ini mungkin termofilik, yaitu jenis yang mampu bertahan pada suhu sangat panas. CMIIW

Balas

Berkomentarlah dengan bijak. Sobat juga bisa menambahkan emoticon, klik ->

Langganan Artikel Gratis
Masukan alamat email:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

Join now?