Saturday, November 20, 2010

Masjid Ku Sayang Masjid Ku Malang

Salaaaam,, judul diatas bukanlah sebuah kisah tentang masjid yang roboh atau rusak terkena bencana. Judul diatas bukan juga hinaan. Tapi judul diatas tentang kisah sebuah masjid yang terletak di tengah desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, sebuah desa yang cukup luas. Masjid yang dibangun tahun 1984 punya kisah mirip seperti kerajaan-kerajaan, ada masa jaya ada masa terbelakang. Tapi walau mirip, ada satu hal yang membedakan antara kisah masjid ini dan kerajaan-kerajaan itu, yaitu, masjid ini tak akan pernah mengalami KERUNTUHAN.

Menurut kisah nenek saya, pada awal terbentuknya desa, para warga bingung tentang dimana letak yang adil untuk didirikan masjid. Akhirnya dipilih lah area tepat ditengah-tengah desa ini. Memang sekarang area ini sekarang telah menjadi bagian ‘belakang desa’ yang sepi. Dulunya area ini ramai rumah-rumah para trans pensiunan Angkatan Darat. Berhubung jalan Banjarbaru-Pelaihari telah dibuat warga mulai ramai pindah ke bagian ‘depan desa’, ditambah para pensiunan ini satu persatu pindah ke Banjarmasin, jadilah area ini sepi, hanya tinggal 10 buah rumah.

Akhirnya, tahun ke tahun para pendatang mulai berdatangan, bermukim di bagian ‘depan desa’ ini. Timbul hasrat untuk membangun masjid lagi, dipinggir jalan raya, yang besar dan indah. Dibangunlah masjid itu. Entah mengapa dan bagaimana bisa, masjid yang telah ada mulai ditinggalkan. Warga area itu berusaha mempertahankan masjid itu. Hingga dibuatlah keputusan biarlah masjid ada dua buah di desa ini. Hingga sekarang masjid ini menjadi sepi. Untunglah masih ada pemuda dan warga di area itu yang mau setia mengurus sang masjid. Sang masjid masih tetap berdiri sampai sekarang..


Masjid Tampak Depan

Masjid Tampak Belakang

Masjid Tampak Kiri

Masjid Tampak Kanan

Masjid From Above

Masjid yang berukuran tidak lebih dari 10x10 meter ini mulai tua dan keropos. Untunglah pada tahun 2009 warga area itu bersama-sama berupaya mengirim proposal perbaikan kepada pemerintah setempat. Yaaaahh, meski lelet dan susah payah, alhamdulillah dapat juga bantuan. Sekarang masjid ini telah menjadi lebih baik. Walau di beberapa sudut masih ada semen yang bolong, karena dana bantuan kurang.

Masjid Dari Kejauhan

Tempat Wudhu Yang Awet, Meski Udah ‘Jompo’, hehe

Tapi, saya merasa masjid ini kesepian karena umat yang beribadah didalamnya sedikit sekali. Maklum masjid yang lebih besar sudah ada. Saya berharap masjid ini kembali kepada masa jayanya, amin...!

Suasana Dalam Masjid

Saat Khotbah

Sesaat Sebelum Sholat Jum'at

Hmmmm, walau sepi, masjid ini tidak berkurang sejuk ruangannya, khusyu-nya, dan tidak berkurang martabatnya sebagai Rumah Tuhan...

Sejuknya Santai Di Samping Masjid

Pelataran

Nama masjid ini adalah masjid Ar-Raudhah Banyu Irang...

Senja Mengiringi Mulainya Azan Maghrib

Mentari Tenggelam Mengiringi Sunyinya Suasana Masjid

Senja Diatas Menara Sang Masjid

Wassalam...
Share:
Previous
Prev Post «
Disqus
Blogger
Choose comment platform

2 comments

:b: saya senang dengan tulisan di atas, walau sekarang banyu irang mempunyai 4 mesjid, tapi mesjid ar raudah.... akan tetap ada...saya juga baru tau sejarah mesjid ini...

HTI.banjarmasin
Gani

Balas

tengkyu telah berkunjung gan..hehe

Balas

Berkomentarlah dengan bijak. Sobat juga bisa menambahkan emoticon, klik ->

Langganan Artikel Gratis
Masukan alamat email:

Delivered by FeedBurner

Popular Posts

Join now?