1 Jan 2020

Menyentuh Empat Batas (Kalsel-Kalteng-Kalbar-Malaysia)

"You say you wander your own land, but when I think about it I don't see how you can". Entah kenapa potongan lirik tersebut membuat saya terngiang-ngiang selama tiga tahun terakhir ini, hehe. Sebelumnya, tiga tahun silam saya pernah menulis Perjalanan Menyentuh Batas Tiga Provinsi (Kalsel-Kalteng-Kalbar) Lewat Darat dimana persiapan yang kurang matang atau gimana, perjalanan itu terasa "menggantung".

bukit_batu

Akhirnya pada akhir Desember 2019 saya berhasil mewujudkan cerita yang menggantung di tulisan saya sebelumnya. Namun kali ini saya tidak akan bercerita panjang lebar, karena konsepnya sama saja dengan cerita saya Perjalanan Menyentuh Batas Tiga Provinsi (Kalsel-Kalteng-Kalbar) Lewat Darat tersebut, single packer, hehe.

lamandau
Pas mampir di Nanga Bulik, Lamandau, Kalteng

lamandau
perbatasan
Sampai di perbatasan Kalteng-Kalbar

Setelah perjalanan panjang, akhirnya hampir "menyentuh" kota Pontianak, Kalbar.

kapuas

Dua jam dari jembatan tersebut, akhirnya benar-benar menyentuh kota Pontianak, Kalbar.

taman
masjid

Sempat ketemu juga dengan "papadaan" urang Banua di taman Tugu Khatulistiwa, hehe.

papadaan

Dan dalam edisi perjalanan kali ini, saya mendapat bonus satu batas lagi yang bisa saya sentuh. Yup, apalagi kalau bukan perbatasan Indonesia-Malaysia di Entikong. Tadinya mau ke Aruk sih, cuma karena ada sesuatu dan lain hal, ambil Entikong aja, lebih dekat.

entikong_agus
entikong_agus
enitkong_agus

Bangga rasanya melihat "pintu" terdepan negri kita sekarang lebih bagus dari "pintu" tetangga, hehe.

entikong_agus
entikong_agus

Yup, itulah cerita singkat saya ketika "iseng" melakukan perjalanan total 2800 KM lebih (Kalsel-Kalteng-Kalbar-Malaysia). Emang ya sob, tiada yang lebih memuaskan daripada hajat "menggantung" yang tertunaikan, haha. Sekian dari saya, apabila ada salah kata mohon maaf, wassalam.
Share:

Merasa terbantu? Donate:
Previous
Prev Post «
Disqus
Blogger
Choose comment platform

2 komentar

Broo... bensin botolan mudah di dapat ngga...di sepanjang jalan saya ada rencana touring juga di jalur ini. Tapi pakai Satria FU.

Balas

Dari Kalsel sampai arah Pangkalan Bun SPBU banyak bro, jadi klo SPBU habis, bensin botolan pasti ada. Yang perlu diperhatikan jalur setelah Lamandau->Kudangan, itu sangat sunyi, jarang ada (gak tau kalau sekarang), juga setelah Kudangan->perbatasan Kalbar. Jadi kalau pakai satria, jalan sans aja, biar lebih hemat. Jalan setelah Nanga Tayap juga sunyi dan cukup ekstrim (naik turun gunung, boros jadinya), baiknya full kan tangki saat di Nanga Tayap. Intinya setelah Lamandau, kalo tangki udah setengah, langsung full kan aja klo ketemu bensin botolan.

Balas

Berkomentarlah dengan bijak. Sobat juga bisa menambahkan emoticon, klik 👉

Langganan Artikel Gratis
Masukan alamat email:

Delivered by FeedBurner

Merasa terbantu oleh blog ini?

Sobat bisa memberikan donasi via PayPal, klik tombol di bawah ini. Terima kasih.

Popular Posts